مَنْ حَسُنَ ظَنُّهُ طَابَ عَيْشُهُ
Siapa yang baik prasangkanya akan baik pulalah hidupnya.
دَرْءُ الْمَفَاسِدِ أَوْلَى مِنْ جَلْبِ النِّعَمِ
Meninggalkan sesuatu yang merusak lebih utama daripada mencari kenikmatan.
حَسْبُكَ مِنْ شَرِّ سَمَاعُهُ
Cukuplah bagimu dari sebuah kejahatan itu mendengarkannya saja.
مَنْ سَلِمَتْ سَرِيْرَتُهُ سَلِمَتْ عَلاَنِيَتُهُ
Siapa yang baik hatinya akan baik pula keadaan lahirnya.
لاَ خَيْرَ فِي السَّرَفِ وَلاَ السَّرَفَ فِي الْخَيْرِ
Tak ada kebaikan dalam (sikap) berlebih-lebihan dan tak ada (sikap) berlebih-lebihan dalam kebaikan.
DIarsipkan di bawah: Budi Pekerti